Kalkulator Royalti YouTube

Cari tahu berapa bayaran YouTube per stream dengan kalkulator royalti kami untuk 2026.

Baik pemutaran Anda berasal dari YouTube Music maupun Content ID, dapatkan estimasi akurat berdasarkan rincian audiens global dan regional.

Youtube Royalty Calculator

Catatan: Kalkulator ini memberikan estimasi berdasarkan tarif pembayaran umum. Penghasilan sebenarnya dapat berbeda karena faktor seperti negara pendengar, jenis langganan, dan lainnya.

Untuk memahami lebih dalam cara kerja royalti YouTube, termasuk rincian bayaran per stream-nya, baca artikel blog kami Berapa Bayaran YouTube Per Stream“. Artikel itu membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang perhitungan royalti YouTube.

PEMBAHASAN MENDALAM

Cara YouTube Membayar Artis

YouTube membayar artis lewat dua saluran pendapatan utama: YouTube Music (streaming berlangganan) dan Content ID (pendapatan iklan dari video unggahan pengguna yang memakai musik Anda).

Tarif per stream YouTube Music umumnya berkisar antara $0,002 hingga $0,005, tergantung negara dan apakah pendengar memakai paket gratis atau premium. Penghasilan Content ID bergantung pada jumlah tayangan video, penempatan iklan, dan faktor geografis. Penghasilan ini bisa menambah pendapatan yang cukup besar ketika musik Anda dipakai dalam konten buatan pengguna yang populer.

Content ID bekerja dengan memindai video yang diunggah terhadap basis data sidik jari audio yang terdaftar. Saat ditemukan kecocokan, Anda bisa memilih untuk memonetisasi video tersebut (menampilkan iklan dan mengumpulkan pendapatan), melacak tayangannya, atau memblokirnya sepenuhnya. Sebagian besar pemilik hak memilih monetisasi, yang menciptakan aliran penghasilan pasif dari konten buatan penggemar.

PERTANYAAN UMUM

Pertanyaan yang Sering Diajukan

YouTube Music membayar sekitar $0,002 hingga $0,005 per stream. Tarifnya berbeda menurut negara, apakah pendengar memakai paket gratis (didukung iklan) atau langganan Premium, serta total pendapatan platform. Pemutaran dari pelanggan Premium bernilai lebih tinggi.
Content ID adalah sistem otomatis YouTube yang memindai video unggahan terhadap basis data sidik jari audio dan video yang terdaftar. Ketika seseorang mengunggah video yang memakai musik Anda, Content ID mendeteksinya dan memungkinkan Anda untuk memonetisasi, melacak, atau memblokir video tersebut. Sebagian besar artis memilih monetisasi untuk memperoleh pendapatan iklan.
Royalti YouTube Music berasal dari streaming berlangganan (seperti Spotify atau Apple Music). Royalti Content ID berasal dari pendapatan iklan pada video unggahan pengguna yang memuat musik Anda. Keduanya adalah aliran pendapatan terpisah, dan distributor seperti LabelGrid mendistribusikan ke keduanya.
Ini sangat bervariasi tergantung sumber pendapatannya. Di YouTube Music, Anda membutuhkan sekitar 200.000-500.000 pemutaran. Untuk Content ID, penghasilan bergantung pada tarif iklan (CPM), yang berbeda menurut negara dan kategori konten. Video populer di pasar dengan CPM tinggi bisa menghasilkan pendapatan yang cukup besar.
Ketika musik Anda terdaftar di Content ID melalui distributor seperti LabelGrid, YouTube secara otomatis memindai semua unggahan video baru. Jika ditemukan kecocokan, iklan ditempatkan pada video itu dan pendapatannya dibagi antara YouTube, pembuat video, dan pemilik hak musik (Anda). Catatan: Content ID dikenakan biaya pengelolaan tambahan karena adanya proses klaim manual dan penyelesaian sengketa.

Siap Mencoba LabelGrid?

Mulai uji coba gratis 7 hari. Lihat harga yang dipublikasikan. Tanpa kartu kredit.