PERTANYAAN UMUM
Pertanyaan yang Sering Diajukan
API distribusi musik mana yang memiliki dokumentasi publik?
LabelGrid (api.labelgrid.com), Revelator (api-docs.revelator.com), dan Limbo Music (api.limbomusic.com) menerbitkan dokumentasi API mereka secara terbuka. ToneGrid menerbitkan referensinya di api-docs.tonegrid.pro. FUGA menautkan referensi API yang tidak berhasil kami ambil, dan SonoSuite menyebut adanya API tanpa menerbitkan dokumentasi dalam data yang kami kumpulkan. Audicient membatasi akses ke dokumentasinya; dokumentasi Eveara mengembalikan HTTP 403 ke crawler kami.
Bisakah saya mencoba API distribusi musik sebelum membayar?
Dokumentasi API LabelGrid bersifat publik, jadi Anda bisa menilai seluruh katalog endpoint sebelum membeli. Sandbox diaktifkan begitu paket API diaktifkan dan memerlukan paket yang aktif; uji coba gratis 7 hari tidak mencakup akses API maupun sandbox. Limbo Music mendokumentasikan lingkungan uji terpandu dan platform demo yang berisi data nyata, meski bukan sandbox penuh dengan simulasi distribusi.
Seperti apa harga API distribusi musik?
Harga yang dipublikasikan: paket awal LabelGrid adalah Starter API seharga $1.668 USD per tahun ($139/bulan, ditagih tahunan) untuk 3.000 lagu aktif, 5 label, dan royalti yang diproses hingga $35.000 per bulan, serta Audicient mulai dari $59/bulan plus biaya setup $250. ToneGrid menerbitkan harga API berjenjang mulai $199/bulan. Revelator, Limbo Music, SonoSuite, FUGA, dan Eveara memakai harga berbasis penawaran atau tidak diumumkan.
API distribusi mana yang mendukung DDEX?
LabelGrid menghasilkan feed DDEX ERN 3.8.2, 4.3.0, 4.3.1, dan 4.3.2 serta menerima impor DDEX pada paket API. Revelator menyatakan dukungan ERN 4.3 untuk feed Spotify-nya. SonoSuite mendukung ingest DDEX tanpa menyebutkan versinya. FUGA menggunakan standar DDEX dalam operasionalnya. Limbo Music menjalankan ERN 4.3 dan 3.8.2. ToneGrid mengklaim ERN 4.3. Audicient menyinggung impor/ekspor DDEX tanpa menyebutkan versinya. Eveara tidak menyampaikan klaim DDEX apa pun secara publik.
Apakah API ini menyertakan dukungan white-label?
Ya, setiap platform dalam daftar ini menawarkan white-label dalam bentuk tertentu. Yang membedakan adalah modelnya: dasbor bermerek yang dihosting (Audicient, SonoSuite, Eveara, Revelator, FUGA) atau platform yang Anda bangun sendiri di atas API (LabelGrid). Sebagian besar vendor dengan model terhosting juga membuka akses API. LabelGrid menyertakan white-label di semua paket API.
Apa yang perlu diperiksa developer sebelum memilih API distribusi?
Lima hal yang bisa Anda verifikasi dalam satu sore: dokumentasi publik (bisakah Anda membaca endpoint-nya sebelum tanda tangan kontrak?), akses sandbox, harga yang dipublikasikan, dukungan versi DDEX jika Anda sudah punya feed, dan cakupan webhook untuk event pengiriman. Platform yang menyembunyikan kelimanya di balik panggilan sales sama saja meminta Anda membeli kucing dalam karung.
Apakah API LabelGrid mendukung webhook?
Ya. Event webhook mencakup perubahan status pengiriman, konfirmasi takedown, dan ketersediaan laporan pembayaran, dengan payload yang ditandatangani dan percobaan ulang otomatis.
Bisakah saya memigrasikan katalog yang sudah ada lewat API?
Di LabelGrid, bisa: lewat REST API atau impor DDEX via SFTP atau S3 dengan validasi otomatis, tersedia di paket API dan Custom Distribution sebagai onboarding terpisah, sehingga tidak perlu ingest ulang katalog jika Anda sudah menghasilkan feed DDEX. Opsi migrasi di platform lain bervariasi; periksa langsung ke masing-masing.